War" Anggaran MBG dan Hilangnya Logika Pangan Rakyat
War" Anggaran MBG dan Hilangnya Logika Pangan Rakyat Wacana efisiensi anggaran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diumumkan pemerintah beberapa waktu lalu memantik perdebatan publik di tengah jalan. Kebijakan ini muncul dari kebutuhan mendesak untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali di tengah tekanan harga energi global. Sepintas, langkah penghematan Rp50 triliun per tahun dengan mengurangi frekuensi pemberian MBG terlihat seperti kebijakan fiskal yang bertanggung jawab. Mekanismenya sederhana: satu hari dihilangkan, Rp1 triliun per hari bisa dihemat. Namun, di balik angka-angka efisiensi tersebut tersimpan persoalan yang jauh lebih mendasar tentang hak rakyat atas pangan bergizi. Mengangkat isu aktual efisiensi MBG, memberi konteks bahwa kebijakan ini lahir dari tekanan fiskal global, lalu menggiring pada pertanyaan moral: apakah logika pasar (efisiensi) boleh mengalahkan hak dasar warga negara? Program MBG bukan sekadar dis...